Rusia menjatuhkan lima bom udara berpemandu ke bangunan tempat tinggal di Zaporizhzhia, Ukraina, menewaskan 15 orang termasuk tiga anak-anak. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan ini sebagai bentuk sinisme Rusia atas pencabutan sanksi ekspor bahan bakar diesel. Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump setuju membantu memasok bahan bakar diesel Rusia ke pasar global setelah berbicara dengan Vladimir Putin. Trump mengklaim langkah ini akan menurunkan harga diesel bagi petani, peternak, dan pengemudi truk Amerika, kelompok pemilih kunci menjelang pemilihan sela AS.