Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengklaim bahwa pasukan Iran berhasil memukul mundur musuh dari perairan lepas pantai Iran selatan hingga ke Laut Arab. Ia juga memperingatkan bahwa Iran akan segera membersihkan Laut Arab dari keberadaan pasukan musuh. Klaim ini disampaikan dalam pesan tertulis yang dirilis untuk memperingati Perang Iran-Irak dan mengenang pembunuhan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, oleh Israel pada 2024.
Khamenei menegaskan bahwa perang yang dipicu musuh tidak pernah melemahkan Iran, melainkan justru mendatangkan kerugian bagi pihak musuh. Ia menyatakan bahwa semakin dekat waktunya Laut Arab akan dibersihkan dari pasukan asing. Namun, Khamenei belum muncul di publik sejak menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS dan Israel pada Februari lalu.
Kesehatan dan keberadaan Khamenei menjadi sorotan karena ia hanya muncul melalui pesan tertulis dan foto selama masa perang. Sejumlah laporan intelijen menyebut ia terluka parah, tetapi Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantahnya. Pezeshkian menyatakan bahwa Khamenei dalam kondisi sehat berdasarkan pemeriksaan medis dan telah dua kali bertemu dengannya, termasuk pertemuan selama lebih dari tujuh jam.