KNKT Ungkap 6 Penyebab Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi Timur

Senin, 28 September 2026 pukul 23.28
KNKT Ungkap 6 Penyebab Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi Timur

Sumber Berita Asli

Liputan6.com Peristiwa

Baca di Website Asli ↗
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap enam faktor penyebab kecelakaan maut antara KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 yang menewaskan 16 orang dan melukai 91 lainnya. Insiden bermula saat KA 5181B Commuter Line terlibat kecelakaan dengan taksi listrik di JPL 86, Jalan Ampera, yang kemudian memicu rangkaian peristiwa hingga tabrakan terjadi sekitar pukul 20.52 WIB. Faktor pertama adalah tidak teridentifikasinya kondisi hazard pada hubungan persinyalan antara Stasiun Bekasi dan Bekasi Timur, di mana Masinis KA 4B hanya mendapat sinyal hijau tanpa peringatan kuning sebelum sinyal merah, kondisi yang luput sejak perubahan layout stasiun pada 2021. Faktor kedua dan ketiga berkaitan dengan komunikasi darurat yang tidak efektif, karena masinis menggunakan panggilan individual alih-alih panggilan emergency, kualitas suara yang buruk, serta tidak adanya prosedur standar penggunaan istilah darurat. Akibat kegagalan komunikasi tersebut, informasi mengenai KA 5568A yang tertahan di Stasiun Bekasi Timur karena kerumunan masyarakat tidak tersampaikan ke PPKP, sehingga tidak muncul notifikasi darurat dan pengendali perjalanan kereta tidak memiliki informasi memadai untuk mengambil keputusan yang sesuai. KNKT menyoroti perlunya perbaikan menyeluruh pada sistem persinyalan, prosedur komunikasi darurat, dan koordinasi antarpetugas untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa.

Berita Terkait Lainnya