Pemerintah Malaysia mengirimkan Tim Pencarian dan Penyelamatan Khusus (SMART) untuk membantu operasi pencarian korban banjir bandang di perbatasan Nepal dan China.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memerintahkan tim tersebut untuk dikerahkan secepatnya, dengan tugas tambahan mendeteksi dan memastikan keselamatan warga Malaysia yang terdampak bencana.
Selain pengiriman tim SAR, Malaysia juga menyalurkan bantuan senilai US$1 juta kepada Nepal untuk mendukung para korban serta upaya pemulihan pasca-bencana.
Sebelumnya, Nepal membatalkan keputusannya menolak bantuan asing terkait tragedi banjir bandang tersebut, yang data otoritas menyebut telah menewaskan ratusan orang dan menyebabkan ribuan lainnya dinyatakan hilang.