Tanah longsor dahsyat melanda Pelabuhan Gyirong di perbatasan China-Nepal, dipicu oleh runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal. Bencana ini telah menewaskan lima orang dan menyebabkan 558 orang dinyatakan hilang.
Analisis ahli mengungkap bahwa retaknya gletser di ketinggian 5.200 hingga 5.400 meter memicu aliran puing-puing berkecepatan tinggi. Bencana berantai ini hanya membutuhkan sekitar tujuh menit untuk menuruni dataran tinggi dan menerjang pelabuhan dengan kecepatan 50 meter per detik.
Daya rusak dahsyat diperparah oleh lapisan lumpur setebal 1,5 meter serta padatnya aktivitas dan populasi di area pelabuhan saat insiden terjadi pada jam kerja, yang meningkatkan risiko korban jiwa.
Para ahli memperingatkan bahwa pemanasan global menjadi penyebab utama ketidakstabilan gletser di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet atau "Kutub Ketiga", membuat bencana glasial semakin sering dan destruktif di masa depan.