KBRI Riyadh menyatakan tidak ada laporan WNI yang menjadi korban meninggal maupun luka dalam serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu. Serangan tersebut mengakibatkan 12 korban meninggal dunia, termasuk warga Arab Saudi, Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan, serta 309 korban luka-luka. KBRI terus berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi dan memantau ke lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya WNI yang menjadi korban. Operasional bandara dihentikan sementara hingga pemeriksaan keselamatan selesai, dan WNI diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menghindari area bandara dan sekitarnya.