Kementerian Kesehatan mencatat 50.891 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Juli hingga Agustus 2026, tersebar di 63 kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 12.600 kasus menyerang balita dan 38.291 kasus menimpa kelompok usia di atas lima tahun.
Krisis kesehatan ini belum menunjukkan tanda mereda dengan ditemukannya 451 kasus baru pada 1 September 2026. Sebagai bentuk respons darurat, Kemenkes menyiapkan 1.891 puskesmas dan 360 rumah sakit rujukan untuk menangani lonjakan pasien.
Bantuan medis berupa 800 ribu masker, 170 unit konsentrator oksigen, dan obat-obatan telah didistribusikan ke tujuh provinsi prioritas, meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Stok masker di wilayah terdampaksenda masih mencapai 1,78 juta unit, termasuk masker N95.
Selain itu, 87 laboratorium kesehatan masyarakat juga disiagakan untuk secara aktif menguji kualitas udara serta memantau kondisi kesehatan warga di area terdampak.