Seorang balita laki-laki berusia 4 tahun meninggal dalam kebakaran rumah kontrakan di Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu sore. Dugaan awal, api berasal dari korsleting listrik pada stop kontak kulkas. Saat kejadian, tiga anak sedang beristirahat siang dengan pintu terkunci, sementara orang tua mereka sedang bekerja.
Kakak perempuan korban yang berusia 12 tahun berhasil keluar dan meminta pertolongan warga. Namun, dalam kepanikan, warga sempat tidak menyadari masih ada dua balita kembar di dalam rumah. Upaya penyelamatan terhambat oleh api yang membesar, asap tebal, dan atap yang runtuh.
Hanya balita perempuan yang berhasil diselamatkan, sedangkan balita laki-laki tidak dapat dievakuasi. Jasad korban baru ditemukan setelah petugas damkar memadamkan api sekitar pukul 15.00 WIB, dalam kondisi duduk di dekat kamar.
Ayah korban sempat ingin menerobos masuk untuk menolong anaknya, tetapi dicegah warga karena kondisi rumah masih berbahaya. Kepastian korban tewas baru diketahui setelah proses pemadaman selesai.