Banjir bandang dahsyat melanda wilayah perbatasan China-Nepal, menewaskan setidaknya lebih dari 100 orang dan menyebabkan ratusan lainnya hilang. Bencana ini menerjang sejumlah wilayah di Nepal dan Tibet, China, menghancurkan bangunan dan menutup ruas jalan dengan lumpur tebal.
Menteri Luar Negeri Nepal Shishir Khanal menyebut bencana diduga dipicu oleh gempa bumi magnitudo 4,4 yang menyebabkan tanah longsor besar hingga membendung aliran Sungai Bhote Koshi. Sekitar 60 pekerja proyek pembangkit listrik di Rasuwa dan 400 wisatawan dilaporkan belum diketahui keberadaannya.
Upaya pencarian dan penyelamatan yang melibatkan polisi serta militer Nepal menghadapi kendala signifikan. Helikopter penyelamat tidak dapat mendarat di sejumlah wilayah terdampak, seperti Syapru Besi dan Timure, sehingga proses evakuasi korban terhambat.
Di China, Presiden Xi Jinping telah memerintahkan operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran serta menyiapkan bantuan logistik darurat. Sementara itu, Perdana Menteri Nepal Balendra Shah meminta warga di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.