SPEKIX 2026 Dibuka, Dorong Kebijakan Inklusif bagi Individu Berkebutuhan Khusus

Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 07.05
SPEKIX 2026 Dibuka, Dorong Kebijakan Inklusif bagi Individu Berkebutuhan KhususIlustrasi (Auto-Generated)

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Neurodiversity Expo (SPEKIX) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu (10/10/2026). Acara ini bertujuan mendorong lahirnya kebijakan inklusif bagi individu berkebutuhan khusus (IBK) dan mewujudkan Indonesia ramah neurodiversitas. Ketua Yayasan SPEKIX Asa Indonesia, Zarrabida Ibnusirad, menyatakan SPEKIX telah berkembang sejak 2019 dan kini menjadi platform inklusif nasional. Tahun lalu, SPEKIX mencatat 5.585 pengunjung, melampaui target 3.500 orang. SPEKIX aktif berdiskusi dengan Bappeda DKI Jakarta dan KemenPPPA untuk mendorong kebijakan layanan disabilitas terintegrasi dari masa kehamilan hingga dunia kerja. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk ekosistem inklusi berkelanjutan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga menyatakan dukungan penuh dengan membuka stan resmi, mengundang guru PAUD dan SD untuk lokakarya, serta melibatkan komunitas binaan. SPEKIX 2026 berlangsung 10–11 Oktober 2026 dengan 35 seminar dan lokakarya, 129 tenant pameran, layanan konsultasi gratis, program Karier Inklusi, dan sesi khusus tenaga pendidik. Acara gratis ini menargetkan penguatan kolaborasi antara komunitas, pemerintah, lembaga pendidikan, dan dunia usaha untuk memperluas prinsip inklusi di Indonesia.

Berita Terkait Lainnya