Penguatan daya saing industri hijau tengah digenjot melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan. Hal ini diwujudkan dengan adanya instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 2,2 MWp (Megawatt peak).
Penggunaan PLTS Atap ini diestimasi memberikan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan. Diproyeksikan, fasilitas tersebut mampu mengurangi emisi karbon hingga 2.326 ton CO2 per tahunnya.
Inisiatif ini tidak hanya mendukung transisi menuju industri yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga dinilai mampu menekan biaya operasional energi. Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan dalam mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca.