Pemerintah Inggris melalui Digital Access Programme dan Kedutaan Besar Inggris Jakarta bersama BRI Research Institute meluncurkan platform PerempuanCerdasDigital.id untuk memperluas akses belajar digital bagi UMKM perempuan. Peluncuran ini menandai tahun ketiga program Digital Empowerment for Women and Youth (DEWY), yang sejak 2024 telah mendampingi 900 pengusaha mikro perempuan di Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Tengah.
Platform ini menyediakan modul interaktif, penilaian mandiri, webinar, program pendampingan, buletin, kisah inspiratif, dan ruang komunitas. BRI Research Institute menambahkan delapan modul baru, mencakup pembukuan digital, pembayaran digital, strategi marketplace, hingga pemisahan keuangan pribadi dan usaha.
Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia Fiona Ritchie menekankan inklusi digital membutuhkan keterampilan dan pendampingan, bukan sekadar akses internet. DEWY juga mengembangkan jaringan Digital Corner yang dikelola Digital Ranger lokal untuk diskusi, konsultasi, dan penerapan teknologi AI.
Direktur BRI Research Institute Anton Hendranata menyatakan platform ini menghubungkan pelaku usaha dengan pengetahuan praktis, mentor, komunitas, dan peluang bisnis baru. Pengembangan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, mitra pembangunan, dan komunitas UMKM, dengan dukungan pembiayaan, pasar, dan teknologi.