Arus balik libur Hari Nasional China mencapai puncaknya pada Rabu (7/10/2026), dengan China State Railway Group memperkirakan 24,15 juta perjalanan penumpang kereta api dalam sehari. Sehari sebelumnya, sekitar 21,6 juta perjalanan tercatat, menandai hari ketiga berturut-turut volume penumpang melampaui 20 juta. Otoritas menjadwalkan 2.449 kereta tambahan untuk mengantisipasi kepadatan di jalur utama seperti Beijing–Shanghai, Wuhan–Shanghai, dan Xi'an–Chengdu.
Kota-kota besar seperti Beijing, Guangzhou, Chengdu, Xi'an, Wuhan, Hangzhou, Chongqing, dan Shanghai menjadi pusat pergerakan penumpang. Peningkatan kapasitas dilakukan dengan menambah perjalanan dan memperpanjang operasional hingga malam hari demi kelancaran mobilitas masyarakat.
Selama liburan, terjadi pergeseran minat wisatawan menuju destinasi di kabupaten dan kota kecil, seperti Lingshui di Hainan dan Mohe di perbatasan utara. Wisata malam berupa pertunjukan budaya, pasar malam, dan festival kuliner juga menjadi tren yang mendorong konsumsi lokal.
Pengembangan jaringan kereta cepat turut mendukung perjalanan wisata, dengan empat jalur baru dibuka menjelang liburan, termasuk jalur Xi'an–Ankang yang memangkas waktu tempuh menjadi sekitar 45 menit. Fenomena ini menunjukkan keterkaitan transportasi massal, pariwisata daerah, dan pergerakan ekonomi domestik China.