Harga emas merosot tajam sebesar 2,9% pasca pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh yang menegaskan komitmennya memerangi inflasi di Amerika Serikat. Pernyataan ini memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga tahun ini, yang pada akhirnya memberikan tekanan pada harga logam mulia.
Dalam pidato perdananya sejak menjabat Mei lalu, Warsh menegaskan bahwa pembuat kebijakan akan mengembalikan inflasi ke target tegas sebesar 2%. Komentarnya ini membuat dolar AS menguat dan secara langsung mendorong penurunan harga emas batangan.
Warsh menyampaikan hal tersebut pada konferensi tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming. Ia menekankan bahwa suku bunga jangka pendek merupakan instrumen utama untuk mencapai mandat ganda bank sentral.
Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan nonkonvensional untuk mendorong aktivitas ekonomi memang sesuai saat menghadapi krisis nyata, namun penggunaannya di luar masa krisis sebaiknya dibatasi.