Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI sedang membahas penguatan konektivitas lintas batas Indonesia–Papua Nugini (PNG) melalui PLBN Yetetkun. Inisiatif ini dilatarbelakangi kebutuhan PNG akan jalur alternatif distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) menuju kawasan pertambangan Ok Tedi (OTML) akibat penurunan debit Sungai Fly yang dipicu fenomena El Nino.
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah PNG menyiapkan Butmabin Border Post yang berhadapan dengan PLBN Yetetkun, termasuk fasilitas CIQS dan jalan penghubung. Kebutuhan BBM OTML mencapai 10–15 juta liter per bulan, mendorong usulan koridor pasokan diesel melalui kerja sama business-to-business (B2B) antara OTML dan PT Pertamina.
Pertamina menyampaikan kesiapannya untuk memasok BBM asalkan seluruh regulasi dan perizinan dari Pemerintah Indonesia dapat diselesaikan. Pengembangan koridor ini masih memerlukan pembahasan lebih lanjut terkait regulasi, pengaturan CIQS, aspek keamanan, hingga penyesuaian kapasitas layanan PLBN Yetetkun.
BNPP RI menekankan pentingnya survei lapangan dan kolaborasi antarkementerian untuk memastikan kesiapan infrastruktur. Pembukaan jalur ini diharapkan tidak hanya melancarkan distribusi logistik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan memperbesar surplus perdagangan Indonesia dengan PNG.