Kapal-kapal supertanker minyak dunia mencatatkan pendapatan rekor saat berlayar dari Teluk Persi di tengah konflik dan serangan Iran. Perusahaan pemilik kapal asal Korea Selatan, Sinokor Group, secara khusus meraup keuntungan besar dari situasi ini.
Tarif penyewaan kapal pengangkut minyak dari Arab Saudi ke China mencapai US$656.000 per hari, lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan tarif setahun sebelumnya menurut data Baltic Exchange.
Lonjakan tarif ini dipicu oleh peningkatan volume ekspor di Teluk Persi yang membutuhkan banyak kapal untuk melewati Selat Hormuz. Namun, karena risiko serangan yang tinggi, hanya sedikit pemilik dan awak kapal yang berani mengambil rute tersebut, sehingga mendorong premi keuntungan menjadi sangat tinggi bagi yang bersedia.