Bank Indonesia (BI) berkomitmen menstimulasi pelaku UMKM di Sulawesi Tengah (Sulteng) agar naik kelas melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan yang berkelanjutan.
Kepala KPwBI Sulteng, Muhammad Irfan Sukarna, menyebutkan pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas produk, penguatan daya saing, digitalisasi, serta perluasan akses pasar. BI juga mengikutsertakan UMKM binaannya dalam ajang Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.
Fokus utama pengembangan adalah digitalisasi, terlihat dari pemanfaatan kanal pembayaran QRIS dan pemasaran daring. Hal ini terbukti dari data per Juni 2026 yang menunjukkan pengguna QRIS di Sulteng mencapai 409,32 ribu pengguna dengan pertumbuhan transaksi mencapai 236 persen secara tahunan.
Dengan membina lebih dari 100 UMKM, BI berharap pelaku usaha lokal semakin profesional, memiliki tata kelola keuangan yang baik, dan mampu bersaing hingga menembus pasar internasional.