Warga Tolak Rekayasa Lalu Lintas, Polsek Selaparang Fasilitasi Mediasi Persoalan Rekayasa Simpang 4 Rembige

Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 14.47
Warga Tolak Rekayasa Lalu Lintas, Polsek Selaparang Fasilitasi Mediasi Persoalan Rekayasa Simpang 4 Rembige

Sumber Berita Asli

INDONESIA SATU - Berita Terbaru

Baca di Website Asli ↗
Rekayasa lalu lintas di Simpang 4 Rembige, Kota Mataram, untuk sementara dikembalikan seperti semula setelah mendapat penolakan dari warga setempat. Warga merasa kebijakan menggunakan water barrier tersebut justru menyulitkan aktivitas dan menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan lingkungan, sehingga mereka membongkar pembatas jalan tersebut. Menanggapi hal ini, Kapolsek Selaparang Iptu Zulharman Lutfi bersama personel turun langsung ke lokasi. Melalui pendekatan humanis, polisi berdialog dengan masyarakat untuk meredakan tensi dan mencari solusi terbaik secara kekeluargaan. Mediasi lanjutan kemudian digelar di Kantor Lurah Rembige dengan melibatkan Dinas Perhubungan, Camat, Kasat Lantas Polresta Mataram, serta perwakilan warga. Dalam forum tersebut, seluruh pihak sepakat untuk melanjutkan pembahasan di Direktorat Lalu Lintas Polda NTB guna mencari titik temu. Sambil menunggu hasil mediasi di Polda, rekayasa lalu lintas sementara dinonaktifkan untuk mencegah potensi konflik. Polisi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif dan akan terus mengawal proses musyawarah antarpihak.

Berita Terkait Lainnya