RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM), Mugiyanto, mengapresiasi penganugerahan Nobel Perdamaian 2026 kepada tokoh HAM asal Afrika Selatan, Navanethem “Navi” Pillay. Ia menilai, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi Pillay dalam memperjuangkan keadilan dan penegakan hukum internasional.Mugiyanto mengaku menyaksikan langsung keteguhan Navi Pillay saat menjabat Komisaris Tinggi HAM PBB. Ia menyoroti sikap Pillay ketika konflik Sri Lanka dan LTTE mencapai tahap akhir pada 2009.“Saya menyaksikan langsung kegigihan Navi Pillay dalam menyikapi konflik Sri Lanka yang mengakibatkan ribuan korban sipil. Momen tersebut saat berada di Jenewa pada paruh pertama 2009,” kata Mugiyanto dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026. Baca juga: Wamen HAM Dorong Pelibatan Adat Kelola Warisan Dunia Ia mengatakan, Pillay saat itu secara tegas menyerukan penyelidikan independen dan pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran HAM serta hukum h...