Ruwatan anak bajang jadi tradisi yang terus hidup di Dieng

Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 17.55
Ruwatan anak bajang jadi tradisi yang terus hidup di Dieng

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Banjarnegara (ANTARA) - Suasana hening yang menyelimuti kompleks Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng, Desa Dieng Kulon, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu di akhir Agustus, menciptakan kesan sakral kepada orang-orang yang berkumpul di sana.Kesakralan itu makin berasa ketika alunan tembang Dandanggula perlahan mengisi udara, mengiringi prosesi ruwatan 13 anak berambut gimbal atau yang dalam tradisi masyarakat Dieng disebut anak bajang.Di tengah suasana khidmat itu, terdengar suara Chaerudin yang memandu setiap tahapan ritual. Selain menjadi panitia Ruwatan Anak Berambut Gimbal dalam Dieng Culture Festival (DCF) 2026, ia dipercaya sebagai pembawa acara yang mengantarkan prosesi dari awal hingga akhir.Anak-anak berambut gimbal yang akan menjalani ruwatan itu sebelumnya dikirab dari halaman rumah sesepuh adat Dieng menuju kompleks Candi Arjuna.Sesampainya di pelataran candi, mereka menjalani jamasan (penyucian) yang dipimpin Bupati Banjarnegara Amalia Desiana sebelum mema...

Berita Terkait Lainnya