REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa (1/9/2026), bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp 17.715 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp 17.722 per dolar AS. Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi dolar AS yang terkoreksi.
"Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi," ucapnya di Jakarta, Selasa.
Baca Juga
Ekonom: Indonesia Perlu Perkuat Sektor Eksternal untuk Stabilkan Rupiah
Destry Tegaskan Independensi Bank Indonesia, Rupiah Sukses Menguat
Rupiah Menguat 0,16 Persen Jadi Rp 17.695 per Dolar AS
Koreksi ini disebabkan oleh kekhawatiran rencana buyback obligasi jangka panjang oleh pemerintah AS yang tak lama lagi akan dimulai.Sebelumnya, Departemen Keuangan AS telah mengumumkan peni...