Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan suplai BBM dan LPG di Flores

Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 20.44
Pertamina Patra Niaga percepat pemulihan suplai BBM dan LPG di Flores

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Flores, NTT, pascabencana gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026).Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya terus bergerak melakukan penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores, sekaligus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.Upaya dilakukan melalui pemulihan sarana dan fasilitas energi, penguatan distribusi, hingga skema alih suplai.Sebanyak enam terminal BBM atau fuel terminal (FT) beroperasi dan terus menjalankan suplai dan distribusi energi.Baca juga: Kemenhub periksa keamanan infrastruktur pelabuhan pascagempa NTTSementara, tiga FT terus melakukan persiapan penyaluran sambil menunggu akses jalan yang terdampak longsor bisa kembali normal.Di sisi lembaga penyalur BBM, tambah Kitty, pemulihan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami peningkatan, dari 52 SPBU di wilayah Flores, saat ini terdapat 35 SPBU telah beroperasi atau bertambah 3 SPBU, yang kembali beroperasi.Sebanyak 17 SPBU lainnya masih dalam tahap pemulihan secara bertahap, karena sejumlah mitra dan tenaga operasional masih fokus pada proses evakuasi serta pemulihan, sementara beberapa lokasi juga menghadapi kendala listrik, jaringan komunikasi, maupun dampak kerusakan sarana.Kitty juga menyampaikan distribusi tetap berjalan melalui berbagai alternatif. Salah satunya dengan menyiapkan alih suplai dari FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere, termasuk dukungan moda transportasi laut untuk memperkuat pasokan ke wilayah yang akses daratnya masih terdampak.Pewarta: Kelik DewantoEditor: Zaenal Abidin Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.