Mendikdasmen ingin MBS Kertek jadi pusat pendidikan karakter dan STEM

Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 15.58
Mendikdasmen ingin MBS Kertek jadi pusat pendidikan karakter dan STEM

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Wonosobo (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menginginkan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan karakter dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).Setelah meresmikan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (MBS) Kertek, Kabupaten Wonosobo di Wonosobo, Sabtu, ia menilai sistem pendidikan berbasis asrama memiliki keunggulan dalam membentuk karakter peserta didik.Melalui kehidupan di lingkungan pesantren, katanya, para santri tidak hanya memperoleh pembelajaran akademik, tetapi juga menjalani pembiasaan nilai-nilai Islam, disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.Ia mendorong pendidikan di MBS Kertek terus dikembangkan dengan mengintegrasikan pendidikan agama, pendidikan karakter, serta penguasaan sains dan teknologi."Kami berharap agar pondok pesantren ini tetap menjadi layanan pendidikan yang unggul dan dapat mencetak generasi yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia, yang terampil dan juga punya kemampuan kepemimpinan untuk memajukan bangsa dan negara," katanya.Baca juga: Presiden singgung studio belajar, Mendikdasmen: Sedang kami siapkanPimpinan Cabang Muhammadiyah Kertek Oni Ferianto menyampaikan MBS Kertek yang berdiri sejak 2017, sedangkan pembangunan gedung tahap ketiga ini diresmikan oleh Mendikdasmen."Gedung MBS lantai 4 dengan jangka waktu pengerjaan 150 hari kerja dengan menelan anggaran Rp5 miliar untuk bangunannya beserta fasilitas lain, kemudian untuk pembelian tanah Rp1,6 miliar, total Rp6,6 miliar," katanya.Ia menyampaikan untuk mendukung program MBS yang sekarang, sudah mempunyai program untuk pembelajaran ke Kairo dan ke Madinah."Insyaallah mulai tahun depan 2027/2028 kita memberangkatkan 4-6 anak untuk belajar ke luar negeri, dan kami harapkan hasil yang kita lakukan dan hasilkan dari MBS ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Wonosobo dan sekitarnya dan untuk umat pada umumnya," katanya.Baca juga: Mendikdasmen siapkan bantuan sekolah dan siswa terdampak gempa di NTTBaca juga: Mendikdasmen: Literasi gizi bagi guru kuatkan pendidikan karakterPewarta: Heru SuyitnoEditor: M. Hari Atmoko Copyright © ANTARA 2026 Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Berita Terkait Lainnya