Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 12.58

Islamabad (ANTARA) - Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif pada Rabu (19/8) menegaskan kembali komitmen negara tersebut terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan, martabat manusia, dan solidaritas. Presiden Zardari juga memberikan penghormatan kepada para pekerja kemanusiaan pada Hari Kemanusiaan Sedunia. Dalam pesannya, Zardari mengatakan bahwa para pekerja kemanusiaan bertugas di garis depan saat terjadi bencana alam, keadaan darurat, dan krisis, sering kali dalam kondisi sulit. "Respons cepat mereka, kontribusi terhadap bantuan dan rehabilitasi, serta komitmen untuk membantu orang-orang yang sedang mengalami kesulitan layak mendapatkan penghargaan tertinggi dari kami," ujar dia. Dia menegaskan kembali komitmen Pakistan untuk melindungi hak-hak dasar dan martabat manusia berdasarkan konstitusi dan perjanjian hak asasi manusia internasional. Sementara itu, Sharif menyoroti kontribusi Pakistan dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta penampungan pengungsi Afghanistan selama puluhan tahun sebagai contoh tradisi kemanusiaan negara tersebut. Di dalam negeri, dia mengatakan bahwa pemerintah berupaya melindungi kelompok rentan, mendorong inklusi penyandang disabilitas, meningkatkan partisipasi perempuan, serta memperkuat perlindungan anak dan pemberdayaan generasi muda. "Pakistan menegaskan kembali komitmen nasionalnya... untuk teguh menjunjung tinggi cita-cita kemanusiaan baik pada masa damai maupun pada masa krisis," tambah Sharif.Pewarta: XinhuaEditor: Yuni Arisandy Sinaga Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.