REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di Nepal dan China bertambah menjadi 1.280 per Kamis (3/9/2026), sementara lebih dari 5.620 orang masih hilang dalam operasi pencarian dan penyelamatan yang memasuki pekan kedua.
Badan Nasional Pengurangan Risiko dan Penanggulangan Bencana Nepal menyatakan 1.259 tewas, sementara 5.083 orang masih hilang. Jumlah korban hilang tersebut mencakup 583 orang asing. Lebih dari 21.400 personel keamanan telah dikerahkan.
Baca Juga
China Dituding Sensor Video-Video Banjir Bandang Nepal, Ini Respons Beijing
Korban Tewas Banjir Nepal-China Capai 951 Orang, 590 WN Asing Dilaporkan Hilang
Korban Jiwa Banjir Bandang Nepal-China Capai 919 orang, 4.800 Hilang
Sejumlah keluarga korban hilang akibat banjir di Nepal itu menggelar upacara pemakaman simbolis untuk kerabat tercinta mereka.Sementara itu, di negara t...