Ka'ab bin Malik adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal setia dan teguh imannya, namun pernah mengalami sanksi sosial karena tidak ikut serta dalam Perang Tabuk pada 9 Hijriyah. Perang Tabuk sendiri merupakan ekspedisi berat yang dihadapi kaum Muslimin melawan ancaman Byzantium, terjadi saat musim kering dan jarak tempuh yang jauh dari Madinah.
Dalam peristiwa tersebut, tiga sahabat tidak turut berangkat, yaitu Murarah bin al-Rabi', Hilal bin Umayah, dan Ka'ab bin Malik. Ketidakhadiran Ka'ab menjadi perhatian Rasulullah SAW karena ia biasanya selalu ikut dalam berbagai peperangan, termasuk Baiat Aqabah kedua.
Akibat ketidakhadirannya, Rasulullah SAW memerintahkan kaum Muslimin untuk tidak berbicara dengannya hingga Allah SWT memberikan keputusan. Sanksi sosial ini berlangsung selama 50 hari, sebagaimana dijelaskan oleh Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, M Ishom el-Saha.
Kisah ini menjadi pelajaran tentang pentingnya kesetiaan dan konsekuensi dari meninggalkan kewajiban dalam perjuangan bersama Rasulullah SAW.