Kemendukbangga: Disparitas antarwilayah tantangan pemerataan ekonomi

Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 15.42
Kemendukbangga: Disparitas antarwilayah tantangan pemerataan ekonomi

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN menyampaikan disparitas atau kesenjangan pembangunan antarwilayah di Indonesia masih menjadi tantangan pemerataan ekonomi.Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kemendukbangga/BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto menyampaikan hal itu menjadi tantangan besar dalam pembangunan kependudukan dan ekonomi nasional, yang menyebabkan pemanfaatan peluang bonus demografi belum tersebar secara merata di beberapa daerah.Baca juga: Kemendukbangga beri pemulihan trauma bagi korban gempa & karhutla“Contoh nyata terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT), dimana rasio ketergantungan atau dependency ratio selalu berada di atas angka 50. Kondisi ini bukan disebabkan oleh kurangnya anak usia produktif, melainkan akibat perpindahan penduduk usia produktif ke daerah lain, karena minimnya sumber ekonomi serta penciptaan lapangan pekerjaan di sana,” katanya dalam diskusi tentang Peta Jalan Pembangunan Kependudukan...