Ilmu yang Menjadi Karya

Rabu, 2 September 2026 pukul 11.59
Ilmu yang Menjadi Karya

Sumber Berita Asli

Republika Online RSS Feed

Baca di Website Asli ↗
Prof Ema Utami menceritakan kebanggaannya menyaksikan putrinya, Najwa Rashika, wisuda dari Program Studi Teknik Dirgantara ITB dengan predikat cum laude. Perjalanan kuliah tersebut penuh tantangan, namun Najwa berhasil beradaptasi dan menjadi mahasiswa pertama angkatannya yang menjalani sidang tugas akhir. Momen wisuda di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB meninggalkan berbagai kenangan manis, termasuk kisah foto resmi ijazah yang tak terduga diambil di sebuah studio kecil di Alkmaar, Belanda. Selain itu, ada kejutan kecil saat Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, masih ingat dan menyapa Najwa saat prosesi jabat tangan. Dalam pidato wisudanya, Rektor ITB menekankan bahwa ilmu yang didapat harus diwujudkan dalam karya nyata. Beliau berpesan lima hal penting, termasuk bersyukur melalui karya, menguasai teknologi tanpa kehilangan kemanusiaan, tidak takut memulai dari hal-hal kecil, dan jangan lupa pulang. Pesan tersebut juga relevan bagi mahasiswa baru, khususnya di bidang Teknologi Informasi, untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang pesat. Pada akhirnya, ilmu akan benar-benar bermakna apabila diwujudkan dalam karya yang bermanfaat dan dikabdikan untuk masyarakat.

Berita Terkait Lainnya