Bandara Tjilik Riwut memastikan penumpang terdampak pembatalan penerbangan tetap mendapat dukungan makanan, minuman, dan makanan ringan selama menunggu keberangkatan berikutnya, meskipun maskapai tidak memberikan bantuan ketika pembatalan terjadi akibat keadaan kahar atau bencana alam. Menurut Andi Wiguna dari Departemen Bantuan Bisnis Bandara, kebijakan maskapai mengecualikan penumpang dalam kondisi tersebut, namun bandara tetap bertanggung jawab menyediakan kebutuhan dasar bagi penumpang tertahan. Penumpang yang penerbangannya dibatalkan harus menyelesaikan proses refund terlebih dahulu sebelum bisa memindahkan rute atau membeli tiket baru, karena perubahan jadwal tidak dapat dilakukan secara langsung. Selama menunggu kepastian penerbangan berikutnya, bandara terus memasok panganan bagi penumpang yang tertampak di area terminal.