Tiga jaringan stasiun bumi milik NASA, ESA, dan JAXA dinyatakan siap menerima data dari Teleskop Antariksa Nancy Grace Roman setelah lolos serangkaian pengujian pada September 2026. Ketiganya berhasil menerima data dengan kecepatan hingga 500 megabit per detik sebagai persiapan operasi sains awal 2027.
Teleskop yang mengorbit di titik Lagrange 2 (1,6 juta km dari Bumi) diperkirakan akan mengirimkan sekitar 1,4 terabyte data per hari, menjadi volume data harian terbesar dalam sejarah misi astrofisika NASA. Data tersebut mencakup kondisi instrumen, suhu, konsumsi daya, serta hasil pengamatan awal.
Pengujian dilakukan di Jepang (saat dilanda topan), New Mexico AS, dan Australia Barat untuk memastikan ketahanan sinyal terhadap gangguan cuaca. Sistem otomatis telah diverifikasi mampu meminta pengiriman ulang data yang gagal diterima dari penyimpanan internal teleskop.
Keberhasilan pengujian ini menandai kesiapan infrastruktur komunikasi vital guna mendukung misi Roman dalam mengeksplorasi energi gelap, materia gelap, dan pencarian eksoplanet.