Penelitian terbaru dari Adelaide University dan University of Hong Kong memperingatkan bahwa gelombang panas laut (marine heatwaves) bukan hanya ancaman lingkungan, tetapi juga masalah kesehatan masyarakat yang mendesak. Fenomena ini memicu cuaca ekstrem yang memperkuat badai, seperti Badai Otis dan Topan Doksuri, serta ledakan alga berbahaya yang mengancam keamanan pangan dan memicu masalah pernapasan.