Pabrik BYD di Subang telah beroperasi selama lima bulan dan baru menyelesaikan 27 persen dari kewajiban produksinya sebesar 92.000 unit. Produksi mulai meningkat pesat, mulai dari 198 unit pada April menjadi 9.736 unit pada Agustus 2026, memungkinkan target penyelesaian bisa tercapai dalam waktu kurang dari dua tahun. Meskipun memproduksi secara lokal, harga mobil BYD justru mengalami kenaikan, terutama pada varian M6 EV Standard yang naik Rp12 juta menjadi Rp395 juta. Head of Public Relations BYD Motor Indonesia menargetkan target produksi tuntas, sementara penjualan varian M6 DM (PHEV) tercatat sudah melebihi 4.000 unit hingga akhir Juli.