KAI Catat Kenaikan Penumpang di Stasiun Ujung Jawa dan Sumatra | LPP RRI

Senin, 5 Oktober 2026 pukul 00.41
KAI Catat Kenaikan Penumpang di Stasiun Ujung Jawa dan Sumatra | LPP RRI

Sumber Berita Asli

Berita Pusat Pemberitaan Hari Ini | LPP RRI

Baca di Website Asli ↗
Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang di stasiun ujung yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Data operasional periode Januari hingga September 2026 menunjukkan aktivitas tinggi di titik-titik transit penting tersebut. Stasiun Ketapang dan Tanjungkarang menjadi dua stasiun terbesar dengan total pergerakan masing-masing mencapai sekitar 562 ribu orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan pesat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat dan pariwisata. Stasiun Ketapang berfungsi sebagai gerbang menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, sementara Tanjungkarang berperan penting dalam logistik dan pergerakan masyarakat Lampung sejak awal abad ke-20. Krueng Mane di Aceh juga disebut sebagai titik layanan aktif kereta api Cut Meutia. Wakil Komunikasi Korporat KAI menekankan bahwa konektivitas rel kereta api bukan hanya soal transportasi, tetapi juga menjembatani ekonomi, keluarga, dan sejarah wilayah pesisir. Kehadiran stasiun-stasiun ini di berbagai ujung pulau terus memberikan manfaat strategis bagi perjalanan darat.

Berita Terkait Lainnya