Novak Djokovic mengalami kekalahan telak pada babak pertama US Open 2026 dari lawan yang tidak menghuni peringkat 50 besar dunia. Kekalahan ini menandai penurunan performa sang legenda yang memegang 24 gelar Grand Slam.
Djokovic sempat terlihat menangis di set kelima, dengan penonton memberikan apresiasi yang terasa seperti ucapan selamat tinggal baginya di akhir usia profesional. Penampilannya sepanjang turnamen dinilai sangat jauh dari standar dominasinya selama dua dekade.
Pengamat menuding kondisi fisik dan kelelahan ekstrem sebagai penyebab utama, meskipun Djokovic masih membawa target ambisius untuk Olimpiade 2028. Tubuhnya dianggap tidak lagi mampu mengimbangi ambisi pribadinya.
Fokus kini beralih pada tim kepelatihannya untuk mengelola beban kerja atlet di usia senja. Proses pemulihan yang lebih lama untuk menjaga level kompetitif di turnamen Grand Slam tampaknya mulai sulit dipenuhi oleh tubuh Djokovic.