NPC Indonesia menegaskan pentingnya sinergi dengan Kemenpora untuk memastikan pembinaan olahraga prestasi penyandang disabilitas berjalan akuntabel dan tepat sasaran. Pernyataan ini merupakan respons atas perbincangan publik terkait penggalangan dana oleh sejumlah atlet disabilitas rungu untuk mengikuti kejuaraan internasional.
NPC Indonesia menjelaskan bahwa dukungan pemerintah selama ini berjalan maksimal. Pengiriman atlet ke ajang internasional dilakukan melalui perencanaan jangka panjang, konsolidasi dengan Kemenpora, dan evaluasi prestasi, sehingga keberangkatan atlet tidak ditetapkan sepihak.
Terkait atlet tunarungu, NPC menegaskan pembinaannya harus berada di bawah organisasi yang diakui International Committee of Sports for the Deaf (ICSD). Di Indonesia, organisasi yang diakui adalah Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (Patrin), sehingga atlet disarankan bergabung di sana agar kebutuhan fasilitas dapat dikoordinasikan secara terstruktur.
Sementara itu, NPC Indonesia saat ini sedang fokus mempersiapkan para atlet menuju Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Kemenpora juga telah memastikan kontingen Indonesia akan diberangkatkan menggunakan pesawat sewa khusus untuk penerbangan langsung menuju Nagoya.