Pembalap Yamaha Alex Rins menjadi sorotan setelah video dirinya mengacungkan jari tengah ke marshal MotoGP Mandalika 2026 viral. Insiden ini bermula dari kesalahpahaman setelah Rins mengalami kecelakaan dalam sesi latihan; ia mengira skuter marshal akan mengantarnya ke paddock, namun ternyata tidak diizinkan sehingga memicu emosinya.
Usai sprint race, Rins menyampaikan permohonan maaf terbuka melalui akun X pribadinya, mengakui tindakan emosionalnya tidak pantas dan menegaskan rasa hormatnya kepada para marshal. Meski pengawas balapan dapat memahami penjelasannya, gelombang kecaman publik justru berkembang liar.
Rins mengungkapkan menerima pesan bernada kekerasan hingga ancaman pembunuhan dari netizen di media sosial. Ia menegaskan siap bertanggung jawab atas kekhilafannya, tetapi menolak segala bentuk ancaman keselamatan terhadap dirinya.