Analisis militer Ali Akbar Dareini dari Teheran menyatakan bahwa Iran telah belajar dari pengalaman perang bahwa memberikan konsesi kepada Presiden AS Donald Trump adalah sebuah kesalahan.
Ali menegaskan Iran berupaya meningkatkan biaya konflik bagi AS, sementara Washington berusaha mencekik Iran secara ekonomi. Ia menyebut Trump frustrasi karena ancaman militer tidak membuat Iran mundur.
Iran juga tidak akan menyerah meski dihadapkan pada sanksi sekunder. Menurut Ali, AS tidak akan mampu mengisolasi Iran sepenuhnya karena negara tersebut memiliki perbatasan darat dan laut dengan 15 negara lain.
Sementara itu, Profesor Cyrus Schayegh menilai konflik AS-Iran ini lebih penting dibandingkan perang di Afghanistan dan Irak, karena telah mengubah keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.