Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Polri sehari setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026. Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah masuk dalam mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dalam mutasi perdananya, Suyudi merombak 19 Kapolda se-Indonesia, termasuk enam di Pulau Jawa. Pelantikan para pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda kemudian digelar pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026.
Pakar Hukum Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai langkah cepat Kapolri tersebut wajar. Menurutnya, siapa pun yang menduduki posisi puncak ingin memastikan dapat bekerja dengan baik tanpa hambatan.