Penelitian terbaru dari Morgan McKinley mengungkapkan bahwa lebih dari separuh (55%) perusahaan di Inggris masih belum menggunakan AI dalam proses rekrutmen, jauh di atas rata-rata global yang hanya 36% non-pengguna. Di sisi lain, para pencari kerja di Inggris juga menunjukkan kehati-hatian, dengan 28% menyatakan enggan melamar pekerjaan jika proses seleksinya melibatkan AI, meskipun 78% kandidat global justru memanfaatkan AI di suatu titik dalam pencarian kerja mereka. Kekhawatiran ini menimbulkan tantangan tersendiri, seperti kesulitan verifikasi keterampilan pelamar yang dialami dua dari lima perusahaan Inggris akibat penggunaan AI. Laporan ini merekomendasikan pendekatan adopsi AI yang lebih bermakna, termasuk pelatihan yang memadai, mengingat 68% pekerja mengaku hanya mendapat pelatihan AI yang minim atau bahkan tidak sama sekali.