Sineas Asia Tenggara bersinar di Festival Film Internasional Pingyao

Rabu, 30 September 2026 pukul 07.33
Sineas Asia Tenggara bersinar di Festival Film Internasional Pingyao

Sumber Berita Asli

Berita Terkini - ANTARA News

Baca di Website Asli ↗
Sejumlah film karya sineas pendatang baru dari Asia Tenggara, termasuk Filipina, Kamboja, dan Malaysia, mencuri perhatian di Festival Film Internasional Pingyao ke-10 di Shanxi, Tiongkok. Film-film tersebut mengangkat isu sosial dari perspektif lokal dengan gaya visual khas dan refleksi masyarakat kontemporer. Debut film panjang sutradara Filipina Rafael Manuel, "Filipinana", yang tayang perdana di Asia, sukses terjual habis. Film ini sebelumnya mewakili Filipina di Academy Awards dan versi pendeknya meraih Silver Bear di Berlin. Berlatar lapangan golf, film ini menyoroti kekerasan berbasis kelas dan perampasan lahan pascakolonial. Karya lain yang menarik perhatian adalah "Promised Spaces" produksi Kamboja-Serbia yang mengontraskan kehidupan komunitas sekitar konstruksi dengan hunian mewah, serta "Dead Tide" karya sineas Malaysia Kethsvin Chee yang mengisahkan mantan tahanan di desa nelayan. Festival yang dibuka 24 September ini menampilkan 50 film dari hampir 40 negara, dengan 75 persen penayangan perdana Asia. Sejak 2017, festival ini berfokus mempromosikan sineas muda dari negara produsen film baru dan telah diikuti lebih dari 6.000 sineas dari 50 lebih negara.

Berita Terkait Lainnya