Denny Sumargo mengakui bahwa podcastnya tidak selalu dibuat demi keuntungan finansial. Sering kali, ia justru mengangkat isu sosial dan kasus sensitif yang tidak menghasilkan pendapatan atau cuan.
Dalam perbincangannya dengan Atta Halilintar, Denny menyebut bahwa episode yang membahas kasus sensitif seperti pelecehan justru membuat pendapatan konten berhenti. Meski awalnya bingung dengan arah podcastnya, ia menyadari instingnya lebih kuat untuk menggunakan platformnya membantu orang lain.
Beberapa kasus yang dibahasnya melibatkan korban yang belum mendapatkan keadilan, mulai dari kasus anak di bawah umur hingga kasus penipuan BNI dengan kerugian mencapai Rp28 miliar.
Denny merasa ada kepuasan tersendiri ketika kasus yang dibahas akhirnya menemukan titik terang, terlebih jika pelaku berhasil ditangkap dan kerugian korban dapat dikembalikan.