Analisis keamanan Samir Puri, dosen studi perang di King's College London, menyatakan kekhawatiran mendalam setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran menyusul jeda perang selama satu bulan. Ia menilai akurasi dan daya gempur serangan balasan Iran telah terbukti valid, begitu pula kemampuan mereka untuk terus menyerang balik lebih dari enam bulan sejak serangan AS-Israel dimulai. Menurutnya, tidak ada tanda-tanda Iran kehabisan amunisi, dan justru banyak indikasi menunjukkan AS ingin memaksa Iran membuat konsesi yang nyata sehingga eskalasi lebih lanjut sangat mungkin terjadi. Puri juga menilai pesan Presiden AS Donald Trump mengenai akhir perang enam bulan ini 'sangat membingungkan'. Sementara itu, dukungan yang diperoleh Iran dari Tiongkok, Rusia, dan India dalam KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) menunjukkan Iran tidak terisolasi di panggung internasional, dan menurutnya AS berada dalam kondisi bingung terkait tujuan strategisnya.