Pemerintah Nepal membatalkan keputusan menolak bantuan asing untuk operasi penyelamatan pascabanjir dahsyat yang menewaskan 626 orang. Pembatalan ini diambil menyusul tekanan dari komunitas internasional.
Sebelumnya, Nepal menyatakan tidak memerlukan bantuan asing. Namun, beberapa negara mendesak izin masuk bagi tim penyelamat dan ahli karena ada warga negara mereka yang hilang akibat bencana.
Menteri Luar Negeri Nepal, Shisir Khanal, menegaskan para pakar asing diizinkan secara terbatas untuk membantu tim lokal mengidentifikasi jenazah korban agar dapat segera dikembalikan ke keluarganya.
Banjir bandang di Sungai Bhote Koshi itu awalnya diduga akibat gempa dan tanah longsor. Namun, USGS menyatakan bencana tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser.