Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memasuki hari kelima belas pada Sabtu (29/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di berbagai wilayah terdampak untuk membantu proses penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk menunjang mobilitas personel dan distribusi bantuan, TNI mengoperasikan 27 unit alutsista. Armada tersebut terdiri dari 21 pesawat, 5 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), dan 1 Kapal Angkatan Darat (ADRI).
Pada hari kelima belas, TNI berhasil menyalurkan tambahan 21.738 ton bantuan melalui jalur udara menggunakan pesawat TNI AU. Secara akumulasi, total bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat terdampak mencapai 990.691 ton.
Upaya penanganan bencana ini terus berjalan melalui koordinasi rutin antara TNI, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait lainnya guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di NTT.