Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyatakan Seoul akan mengambil langkah lebih lanjut jika Ukraina menolak meminta maaf secara terbuka atas pengungkapan sepihak mengenai pemindahan tawanan perang Korea Utara ke Korea Selatan. Sikap tegas ini muncul setelah Ukraina mengungkap pemindahan dua tentara yang ditangkap saat bertempur untuk Rusia, dengan peringatan bahwa keluarga mereka bisa menjadi sasaran Pyongyang.
Korea Utara dikenal sering melakukan tindakan balasan terhadap pembelot dan keluarga mereka. Identitas kedua tawanan perang tersebut dapat diketahui karena mereka sempat difoto oleh media Korea Selatan sebelum tiba di Korea Selatan.
Para tawanan perang tersebut ditangkap oleh pasukan Ukraina pada awal tahun lalu setelah dikerahkan bersama ribuan tentara Korea Utara untuk mendukung perang Rusia melawan Ukraina, sebagai imbalan atas bantuan ekonomi dan militer bagi Pyongyang.