Tim penyelam gabungan telah mengevakuasi 50 jasad korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa hingga hari ke-21 operasi SAR. Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa penyelaman dilakukan dalam kondisi penuh keterbatasan, termasuk cuaca buruk, visibilitas rendah, debris, dan risiko keselamatan penyelam. Setiap hari, tim melakukan empat hingga lima sortie dengan dua sampai tiga tim yang masing-masing terdiri dari lima penyelam.
Penyelaman mulai dilakukan pada hari ketiga setelah kecelakaan, dengan operasi pukul 09.00-16.00 WITA. Para penyelam harus melakukan penetrasi 10-15 meter ke dalam kapal, namun pergerakan lebih jauh terhambat oleh barang, material, dan debris. Risiko lain termasuk perubahan posisi bangkai kapal yang tiba-tiba, benda tajam, serta potensi bahaya kimia dari tumpahan minyak dan kontaminasi.
Pada kedalaman sekitar 27 meter, keterbatasan gas membatasi durasi penyelaman menjadi tidak lebih dari 20 menit per penyelaman. Hingga Sabtu pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 188 orang telah ditemukan dari total 243 orang dalam manifes, dengan rincian 108 selamat, 80 meninggal, dan 55 masih dalam pencarian. Operasi SAR diputuskan tetap dilanjutkan dengan waktu fleksibel sesuai kondisi lapangan.