Bencana tanah longsor menimbun jalan nasional di wilayah Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dengan ketebalan 1-2 meter dan panjang hampir 50 meter, menyebabkan akses lalu lintas dari dan menuju Jambi-Sumatera Barat via Tapan masih lumpuh hingga Minggu siang (11/10). Pemicunya adalah intensitas hujan tinggi sejak Jumat hingga Sabtu akhir pekan lalu.
Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi bersama Polres Kerinci dan kepolisian setempat mengimbau masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang hendak ke Sumatera Barat untuk menempuh jalur alternatif via Solok Selatan. Imbauan disebarkan melalui media sosial, media mainstream, dan personel di lapangan.
Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Adi Benny Cahyono menyatakan dua titik longsor masih dalam proses pembersihan dengan alat berat dan belum aman dilintasi. Pihaknya terus memantau situasi bersama personel Polres Pesisir Selatan.
Saat ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional bersama instansi terkait di Sumatera Barat sedang berupaya memulihkan akses jalan yang tertimbun material longsor bercampur batu dan pohon di Nagari Sako Syngai Gambir, Kecamatan Renah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, dekat perbatasan Jambi.