Hujan lebat sejak Sabtu sore (26/9) menyebabkan banjir di tujuh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kecamatan terdampak meliputi Tukka, Badiri, Sarudik, Pinangsori, Kolang, Tapian Nauli, dan Pandan. Ketinggian air mencapai pinggang hingga dada orang dewasa, memutus akses jalan dan memaksa evakuasi massal.
Bupati Masinton Pasaribu langsung meninjau lokasi terparah di Kecamatan Tukka. BPBD Tapteng memimpin operasi penyelamatan dengan mengerahkan Tim SRC, Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, Polri, dan Pos SAR Sibolga, menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga, termasuk lima orang di Tukka yang terdiri dari dua dewasa, dua anak, dan seorang balita.
Luapan Sungai Aek Lopian, Mela I, dan Mela II memperparah banjir di Badiri, Sarudik, Pinangsori, Kolang, Tapian Nauli, dan Pandan. Kecamatan Pandan paling parah dengan rumah terendam dan jalan raya strategis tertutup. Status darurat masih berlaku, pos pengungsian dan logistik darurat disiapkan, serta pemulihan jalan dan saluran air akan dimulai setelah air surut.