Banjir merendam 13 desa di Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan sekitar 40 hektare lahan pertanian rusak di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan sekitarnya, serta 10 hektare sawah di Desa Kisam Gabungan. Infrastruktur juga terdampak, termasuk badan jalan Kutacane-Blangkejeren di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, yang tertimbun longsor, dan tiang listrik PLN tumbang.
Tanggul Sungai Lawe Kisam jebol sehingga air meluap ke permukiman warga di Desa Terutung Megara Lawe Pasaran dan Desa Pancar Iman, Kecamatan Bambel. Akses transportasi terputus karena Jalan Darurat Penghubung, Jembatan Natam-Simpang Empat Tanjung, dan Jembatan Mbarung hanyut serta tergerus arus sungai.
Oprit Jembatan Mbarung Datuk-Lawe Sikap amblas sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Jalan Pulonas Baru menuju Lawe Rutung mengalami abrasi sepanjang 50 meter akibat gerusan Sungai Lawe Bulan, dan sebagian badan Jembatan Rangka Baja Biakmuli mulai amblas.
Bencana ini mengakibatkan kerusakan luas pada permukiman, pertanian, dan infrastruktur vital, menghambat mobilitas warga dan bantuan ke Kecamatan Lawe Alas dan sekitarnya.