Ribuan warga terpaksa membangun tenda dan tidur di jalan sebagai bentuk protes terhadap lonjakan harga sewa rumah yang dinilai tidak terjangkau. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh kenaikan harga sewa yang tinggi serta minimnya ketersediaan hunian dengan harga terjangkau. Para demonstran menuntut perhatian pemerintah terhadap krisis perumahan yang semakin parah. Situasi ini mencerminkan tekanan ekonomi yang dialami masyarakat berpenghasilan rendah di tengah keterbatasan akses tempat tinggal layak.